Sentralisme Demokratik dan Tugas-tugas Pokok Organisasi Kita

Spread the love

Sebuah partai adalah sebuah organisme yang aktif. Dia berkembang di dalam pergelutannya dengan rintangan-rintangan dari luar dan kontradiksi-kontradiksi dari dalam (Leon Trotsky)

Dinamika-Dinamika perkembangan organisasi kita, senantiasa di perhadapkan dengan menjamurnya Penyakit Subjektivitas Terhadap sesama kawan, yang berimplikasi pada kelemahannya politik organisasi kita keluar. Hal ini juga merupakan akibat dari tidak di jalankannya prinsip dasar organisasi melalui SENTRALISME DEMOKRASI  . Yang mungkin akibat dari lemahnya kader di  lapangan ideologi maupun di bidang manajemen organisasi.

dari tulisan kawan Trotsky di atas bahwa Partai ataupun organisasi adalah bentuk dari sistem sel yang bergulat dengan dinamikanya serta kontradiksi dari luar maupun dari dalam. Kontradiksi-kontradiksi ini harusnya merupakan jalan memperbaiki kualitas organisasi untuk menemukan jalannya dan memperbaiki kualitasnya sebagai sebuah organisasi mandiri.

Sebagai sebuah prinsip organisasi sentralisme demokratik, hanya menjadi sebuah panjangan  yang jauh  dari pelaksanaan. Akibatnya subjektivitas menjamur dari tingkatan nasional sampai pada ke tingkatan daerah.

Sejatinya Organisasi yang mandiri tidak hadir jatuh dari langit dan siap saji tak ubahnya makan di Restoran. Ia lahir tahap demi setahap yang di bangun dari rantai panjang dinamika internal. Posisi lemahnya Kita ( organisasi ) dalam Manajemen organisasi dari tingkatan Pengurus Nasional sampai tingkatan struktur terkecil ( komisariat ) harus di akui sebagai sebuah Masalah yang harus di selesaikan pada Kongres ke VII ini.

Leon Trotsky dalam Tulisannya pada Tahun 1937 dengan judul “ Tentang Sentralisme Demokratik dan Rezim Partai “ telah memberi petunjuk terhadap kita tentang bagaimana menjalankan sentralisme demokratik yang meliputi beberpa Prinsip Yakni : Pertama, bawa pengelolaan organisasi harus bertumpu pada demokrasi yang berjaya dari pada sentralisme dalam pengambilan keputusan, garis politik dan keputusan strategis organisasi. Kedua, berjalan dengan baiknya sentralisme tergantung pada kualitas Kader di lapangan ideologi serta Ketiga, dalam tulisan Leon Trostky menegaskan soal Demokrasi kembali menegaskan haknya bilamana organisasi merasakan perlu untuk memeriksa secara kritis aksi-aksinya sendiri. Keseimbangan antara demokrasi dan sentralisme mendasarkan dirinya di dalam perjuangan yang aktual, ada saatnya dia dilanggar dan kemudian kembali ditegakkan.

Pada saat ini tdak bisa di munafikan kita sebagai sebuah organisasi yang revolusioner hanya berjuang dengan setengah hati, yang lelah dari kekalahan-kekalahan atas situasi yang menunjukkan pengalienasean kita (organisasi) dari kehendak situasi obyektif. Kita sekakan mengharapkan Muk’jizat datang dan perbaikan dengan sendirinya dengan tidak mau memperbaikinya dengan rencana koletif.

Related posts

Leave a Comment