Membicarakan Tentang Kepemimpinan Politik

Spread the love

Oleh : Mirza,S.Kom

2018 mendatang akan di laksankan Kontestasi Pilkada Serentak. Yang tentunya kabupaten Parigi Moutong menjadi salah satu kabupaten yang akan melaksanakan kontestasi tersebut di wilayah Provinsi Sulawesi tengah. Semakin dekatnya waktu pelaksanaan kontestasi pilkada serentak tersebut seolah telah memberi satu suguhan materi Pembahasan yang baru bagi masyarakat Parigi Moutong setelah Pembahasan yang lain tentang semakin maraknya kasus Mutilasi terhadap hewan ternak masyarakat yang menggila menjelang tanggal 15 oktober Hari Hak Asasi Hewan.

Tentu sebagai anak muda kami pun tak mau ketinggalan dalam materi pembahasan yang cukup menarik bagi sebagian orang. Dalam satu kesempatan, saya dan beberapa pemuda desa lainnya mendiskusikan hal tersebut dengan pengetahuan sekedarnya. Sampai pada satu kesempatan kamipun membahas tentang Korelasi kepentingan Bisnis terhadap kepemimpinan Politik di Parigi Moutong.

Kepentingan Bisnis Dan Politik

Bisnis dan Politik adalah satu hal yang selalunya tidak bisa di pisahkan, Bagai dua jenis komponen yang senantiasa saling melengkapi dalam setiap pelaksanaan Demokrasi di Indonesia.

Dalam level Indonesia kami Menganalogikan seperti Proses Pelaksanaan Judi Sepak Bola dimana para Bandar memilih bertransaksi langsung di lapangan Hijau dan bermain sepak bola langsung serta mencadangkan Pemain sepak Bola sejati. Pada posisi Indonesia para pebisnis dan spekulan bisnis memimpin proses politik di tingkat Negara dan partai politik. Meskipun berasal dari latar belakang organisasi dan ide ide politik  yang cukup minim.

Dalam praktek yang di lakukan oleh Negara Negara demokrasi yang sudah matang,mereka  lebih memilih menawarkan kepemimpinan politik pada yang di besarkan oleh organisasi partai maupun gerakan gerakan social di akar rumput hal ini di lakukan untuk menjaga terciptanya proses demorasi yang sehat.

Harusnya memeberikan kepemimpinan politik terhadap  pebisnis adalah kesalahan, karna dalam sifat dan pengembangan karirer politik itu berbeda logikanya dengan evolusi karier pebisnis. Karier gerakan dan Politik tentu menuntut kehadiran ide ide besar tentang Negara dan pergulatannya, sedangangkan evolusi Bisnis menuntut pada laba untuk kepentingan pribadi di level yang sangat mikro.

Logika pebisnis ini yang justru ikut mempengaruhi peta jalan partai-partai yang ada dalam proses demokrasi Indonesia, yang berimplikasi pada pembangian jataah Proyek dalam APBN sampai APBD serta menjadi alasan kenapa ada begitu banyak Politisi yang terlibat kasus Korupsi.

Dalam Kasus Pilkada Parigi Moutong tidak jauh berbeda. para spekulan Bisnis memilih memainkan Peran Politik baik sebagai relawan pemenagan untuk kandidat dengan iming-iming mendapatkan jatah Proyek APBD setelah terpilih nantinya. Logika jatah Proyek APBD mensyaratkan Program-program kandidat selalunya jauh dari kebutuhan rakyat karna lebih mementingkan Kepentingan para spekulan Bisnis yang terlibat dalam proses pelakssanaan Pilkada Tersebut..

Pemimpin Politik ideal

Parigi Moutong sebagai sebuah kabupaten yang bercorak Agraris butuh akan Kepemimpinan Politik yang sehat, sebuah kepemimpinan yang bertumpang tindih dengan perubahan-perubahan di akar rumput begitupun perubahan yang terjadi di akar rumput harus berujung pada perubahan kepemimpinan politik untuk menjamin keberlangsungan dan keleluasaan dampaknya.

Saat ini kebutuhan akan perubahan di akar rumput terjanggal oleh kepentingan para spekulan bisnis yang ikut mengambil peran dalam proses politik, sehingga dalam menerjemahkan Program-program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan rakyat selalu terhambat.

Untuk mencipatakan perubahan , harus ada revolusi berfikir untuk menata proses pelaksanaan demokrasi di Indonesia dari level nasional sampai pada level daerah. Dan tak terkecuali untuk kabupaten parigi moutong.

Bahwa saat ini kepemimpinan Politik harus mensyaratkan akan perubahan-perubahan di akar rumput dengan menanggalkan kepentingan para spekulan Bisnis.

*) Penulis adalah Pemuda Desa Tomini,Kabupaten Parigi Moutong

Related posts

Leave a Comment